MENJADI GURU JADI

Guru adalah sebuah profesi yang dalam kesehariannya bertanggungjawab untuk menjadikan para peserta didik seorang yang  beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Mahaesa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, sehat jasmani dan rohani, bertanggungjawab, dan menjadi warga negara yang demokratis.

Kesemua itu adalah tugas yang sangat berat yang dibebankan kepada pundak seorang guru, oleh karena itu untuk mencapai hal tersebut seorang guru harus memiliki berbagai kompetensi yang mumpuni  sehingga ketercapaian tujuan diatas dapat diraih dengan baik walaupun tidak sempurna.

Berbagai undang-undang dan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengatur dan  membina profesi guru dengan jabatan fungsional yang ada di pundaknya, ditujukan agar para guru yang berhubungan langsung dengan peserta didik dalam rangka mencerdaskan anak bangsa, dapat mencapai tujuan yang sudah dicanangkan pemerintah melalui undang-undang  nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem pendidikan Nasional , walaupun tidak menjamin sepenuhnya dengan berbagai peraturan dan perundang-undangan yang ada dan diberlakukan dapat membawa guru untuk mencapai tujuan pendidikan secara baik.

Tugas dan peran guru yang sangat berat tersebut menuntut para guru untuk selalu mendalami dan meningkatkan kompetensinya atas perkembangan regulasi dan keilmuannya, sehingga guru yang menjadi pion pertama dan utama dalam dunia pendidikan tidak mengalami ketertinggalan. Regulasi berkaitan dengan pendidikan selalu berubah menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi yang ada dan terjadi di lingkungan pendidikan itu sendiri, karena rsgulasi dibuat untuk menjawab tantangan dan kondisi serta situasi yang terjadi. Demikian juga dengan keilmuan uyang selalu berkembang, karena karakter ilmu itu tidak stagnan walakin berkembang mengikuti perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat, sebab ilmu digunakan untuk menjawab problematika yang terjadi dan berkambang di tengah masyarakat, terutama ilmu sosial.

Berbagai ragulasi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang  dan berkepentingan, tidak lain dan tiak bukan adalah bertujuan untuk menjadikan guru menjadi sebuah profesi yang dapat diandalkan dan memiliki kompetensi sesuai dengan harapan. Misalnya, regulasi yeng berkaitan dengan kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh guru, dalan Undang-Undang Guru dan Dosen  nomor 14 tahun 2005 disebutkan bahwa kompetensi yang harus dimiliki guru adalah kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesi, sementara menurut kementrian agama selain keempat kompetensi tersebut, seorang guru harus memiliki kompetensi yang lain, yaitu kompetensi teknologi, kompetensi religius, dan kompetensi leadership (kepemimpinan).

Selain regulasi berkaitan dengan kompetensi tersebut, masih banyak lagi regulasi-regulasi yang harus dikuasai dan dimiliki oleh para guru. Akan tetapi sebagai seorang guru jangan merasa puas dan berkecukupan bila hanya menguasai dan emilik seluruh regulasi yang telah dikeluarkan oleh para pihak yeng berkepentingan, sebab yang harus menjadi catatan penting bagi guru adalah bahwa regulasi yang dibuat akan selalu berbuah  dan berganti sesuai dengan kebutuhan, sehingga guru harus selalu mengikuti perubahan regulasi yang ada terutama berkaitan dengan kebijakan pendidikan.

Atas dasar tersebut , guru yang  berperan menyiapkan generasi di zaman mendatang (zaman next), dituntut selalu mengembangkan dirinya sesuai dengan perkembangan masyarakat itu sendiri, sehingga guru dapat mengetahui problematikan dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, tidak ada konsep guru yang jadi, akan tetapi terus menjadi (dalam sebuah proses).

Walaupun demikian,

, . ………. belum selesai

Iklan